Fredi Saputra (Alm) Bukan Anak Genk Motor,Melainkan Andalan Hadroh dan Futsal di SMPN 25 Kota Bandar Lampung
21 Desember 2024
BANDAR LAMPUNG—Seorang siswa SMP jadi korban keganasan geng motor di Bandar Lampung hingga tewas alami luka bacok.nKorban tewas siswa SMP ini bernama Fredi Saputra (15) sempat dilarikan ke RS Graha Husada Bandar Lampung, Rabu (18/12/2024) dini hari.nnIronisnya nyawa siswa SMP kelas IX ini tidak tertolong setelah tidak kuasa menahan luka yang diakibatkan pengeroyokan sekelompok pemuda diduga geng motor.nnPeristiwa naas itu terjadi di Jalan Dokter Harun 1, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung sekira pukul 02.00 WIB.nnAtas kejadian pembacokan beberapa hari yang lalu yang mengakibatkan jatuh nya korban jiwa yang menimpa (Alm) Fredi Saputra (15) Bin Romli, meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi kedua orang tua,teman sekolah maupun seluruh nmasyarakat Kota Bandar Lampungnnoppo_0nnUntuk mengantisipasi kejadian itu tak terulang lagi,pihak sekolah SMPN 25 Kota Bandar Lampung,bersama pihak komite,Babinsa serta RT setempat mengundang seluruh wali murid untuk kelas IX guna menghimbau agar anak anak di masa liburan ini diawasi dengan ketat,Sabtu (21/12/2024).nnDalam pertemuan tersebut,pihak sekolah,pihak komite serta Babinsa dan RT menghimbau kepada seluruh wali murid agar lebih extra lagi dalam mengawasi dan memantau anak di saat hari libur panjang ini,apalagi bagi anak anak yang sudah bisa naik motor,itu perlu peran serta orang tua mengawasinya dengan ketat ujar” humas SMPN 25 Kota Bandar Lampung ber api api.nnPerlu di ketahui,Fredi dikenal sebagai anak yang penuh semangat dan selalu siap membantu orang tuanya yang bekerja sebagai penjaga parkir dan cleaning service. nnoppo_0nnMeskipun berasal dari keluarga sederhana, Fredi tak pernah mengeluh dan aktif dalam berbagai kegiatan positif, termasuk menjadi anggota Platinum Futsal Academy yang berprestasi di Liga AAFI.nn“Fredi adalah anak yang luar biasa. Rajin, berbakat, dan penuh tanggung jawab. Kami sangat kehilangan sosok yang selalu memberikan energi positif di sekitarnya,” kata Bu Tati humas SMPN 25 Kota Bandar Lampung.noppo_0nnLanjut nya”Tragedi itu terjadi saat Fredi bersama sepupunya dalam perjalanan pulang setelah membantu pamannya berjualan pecel lele.nnMereka diserang oleh sekelompok remaja yang melempari dan mengejar mereka. Fredi, yang sempat terjatuh dari sepeda, berusaha melarikan diri, namun akhirnya menjadi korban pembacokan yang mengakhiri hidupnya.”jelas nya sambil mengusap air mata.nnSaya mewakili wali murid yang lain turut berduka cita atas meninggal nya Fredi Saputra seorang anak yang selalu di andalkan oleh pihak sekolah dalam lomba baik futsal maupun Hadroh,dia adalah pemukul Hadroh terbaik di Rois SMPN 25.”ujar Retno (44).nnoppo_0nnKami ga terima dan ga percaya kalo Alm Fredi Saputra anak Genk motor seperti di beritakan di media lain,dia adalah korban dari keganasan anak Genk motor.nnGimana mau jadi anak Genk motor,motor aja dia ga punya,lagian dia juga mainya di sekitaran sokolah,karena saya ini RT nya jadi tau bener dia main sama siapa,dia itu main sepeda di sekitaran sekolah sama anak anak sini bahkan mainya sama anak SD”tegas RT Setempat.(tim)