Bandar Lampung – Pemberitaan tentang penyegelan hiburan malam De”Amore yang beredar, tidak terbukti, karena izin sudah dilengkapi pada hari Sabtu (12/10/2024).nnSeperti diketahui, dibeberapa media menyatakan De”Amore tidak memiliki izin, dan diperiksa oleh dinas perijinan provinsi Lampung serta dinyatakan di segel.nnAkan tetapi setelah dikonfirmasi kepada pihak terkait manager De Amore memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang beredar, bahwa pemberitaan tersebut hoax dan sudah memiliki izin lengkap dimulai izin usaha hingga bea cukai.nn”Kami membenarkan adanya pemeriksaan kepala dinas perijinan provinsi Lampung, akan tetapi semua sudah kami lengkapi semua izin yang ada di tempat kami,” kata jaka selaku manager.nn”Terkait pernyataan ilegal pun, itu kami nyatakan hoax, karena dinas sudah mengecek dan kami lengkap,” pungkasnya.nn
nn”Jika ada yang masih mempertanyakan izin kami dan menuduh bahwa izin tersebut dipalsukan, maka silahkan datang ke kantor untuk melihat izin tersebut,” ungkap Jack.nnDan telah diberitakan sebelumnya terkait karaoke De”Amor menyatakan bahwa karaoke De’Amor diduga tidak mempunyai perizinan yang lengkap, berawal dari permasalahan salah satu pengunjung beberapa waktu yang lalu, yang mengaku sebagai anggota Dewan komisi I DPR RI yang enggan membayar tagihan nota bill senilai 9jt.nn”Mereka tak mau membayar, bahkan sampai menganiaya saya,surat visumnya pun ada, yang mana permasalahan ini sudah saya laporkan ke Polsek teluk betung selatan (TBS),” ungkap Jack jumat kemarin.nnNamun, setelah kejadian itu karaoke De’Amore hampir setiap hari didatangi orang dari dinas perizinan dan pajak, berdalih untuk memeriksa izin dan pajak tempat karaoke De’Amore.nn”Bahkan Rabu sore kemarin juga di datangi 2 orang dari kantor pajak, mereka Berdalih bahwa data-datanya tidak sampai atas, oleh karena itu mereka diminta kantor, untuk datang langsung ke lokasi,” terang dari salah seorang dari kantor pajak tersebut kepada TIM awak media.nnSetelah mereka melihat semua berkas-berkas yang mereka minta tersebut, mereka menyatakan data-datanya lengkap dan semua pajak sudah dibayarkan nnNamun yang membuat bingung Jack, mengapa setelah kejadian itu baru diadakan pemeriksaan seperti ini, sedangkan sebelum-sebelumnya tidak pernah ada pemeriksaan perizinan atau perpajakan.nn”Yang saya bingung itu, kok setelah kejadian itu baru di adakan pemeriksaan seperti ini, sebelum-sebelumnya gak pernah, sebenarnya apa motif orang-orang ini, takutnya ada tujuan tersendiri, dan ini sudah sore bukan lagi jam kerja, terus mereka datang bilang diminta kantor untuk memeriksa terkait pajak,” ungkapnya.
